MENJADI AKTIVIS MAHASISWA ADALAH SEBUAH KEHARUSAN April 27, 2016 MENJADI AKTIVIS MAHASISWA ADALAHSEBUAH KEHARUSAN Artikel ini saya tujukan untuk para mahasiswa yang sedang berjuang dalam aktivitas di organisasinya, mereka yang akan menempuh jalan aktivis, para calon mahasiswa yang akan merenda kehidupan kampus dan sahabat-sahabatku yang tertarik dengan dunia organisasi. Menjadi seorang aktivis bukan merupakan pilihan tapi merupakan KEHARUSAN. Dimana melalui organisasi inilah kita belajar berbagai hal. Menurut seorang sahabat bahwa “organisasi adalah laboratorium terbuka, kita mau belajar apa saja ada disana”. Oleh karenanya ini sedikit rangkuman apa yang bisa kita dapat dari sebuah organisasi dan tidak kita dapat di dalam kelas. Hidup mahasiswa! 1. Menambah teman, cari pengalaman, belajarberorganisasi, mengisi waktu Ini jawaban paling banyak orang kalau ditanya mengapa memilih masuk dalam sebuah organisasi. Sekilas tidak ada yang salah. Tapi apa cuma itu saja? Kalau cuma segitu berarti biasa saja dong. 2. Memberi sebanyak-banyaknya manfaat bagiorang lain Nah, ini alasan yang benar-benar visioner. Mengapa? Bayangkan saja, orang dengan jawaban seperti ini sadar akan potensi-potensinya. Bahwa dalam diri tiap manusia ada raksasa tidur yang akan bermanfaat dengan melakukan aktivitas-aktivitas. Dengan memilih jalan organisasi, membuka pintu kita untuk tahu kekurangan dan kelebihan kita untuk selanjutnya kita optimalkan demi kebermanfaatan orang. 3. Aktif di kampus itu panggilan jiwa,mempertahankan idealisme Saya merasakannya. Saat sedang lemah dan ingin berhenti berorganisasi, saya seolah terpanggil untuk terus berpartisipasi lagi dan lagi. Ada juga orang yang tetap di organisasi tersebut untuk memperjuangkan sesuatu yang dianggapnya benar. Nanti kita akan bahas masalah panggilan jiwa organisasi ini. 4. Optimalisasi masa studi Lama kuliah di universitas maksimal 7 tahun. Ukuran normal seorang calon sarjana 4 tahun. Bayangkan jika dalam jangka waktu tersebut kita tidak melakukan apapun kecuali kuliah... ‘kunang-kunang’ dan ‘kupu-kupu’ akan bertebaran di mana-mana. Banyak teman saya seperti ini. Saya tidak mau mendebat. Saya hanya ingin menyampaikan perkataan orang bijak, “Barangsiapa tidak disibukkan oleh kebaikkan, maka dia akan disibukkan oleh keburukan.” 5. Mengubah cara berpikir Banyak yang merasa hidupnya berubah setelah banyak bergaul dengan orang-orang yang produktif dan bergabung dengan organisasi yang bermanfaat. Di antara mereka menyatakan cara berpikirnya berubah saat mengikuti beragam aktivitas kemahasiswaan. Hatinya tergerak untuk berperan dalam gerakan moral. Dan kepekaannya semakin terasah. Betapa banyak orang yang tidak beruntung bukan karena tidak bisa berorganisasi, tapi karena mereka tidak mau berorganisasi. Berbagi Dapatkan link Facebook X Pinterest Email Aplikasi Lainnya Label Artikel kampus Berbagi Dapatkan link Facebook X Pinterest Email Aplikasi Lainnya Komentar
Komentar
Posting Komentar